Sabtu, 18 Juli 2009

Pengertian Sanad, Matan, Rowi

A. Pengertian Sanad
Menurut bahasa artinya “ sandaran, tempat bersandar, yang menjadi sandaran ( al mu’tamad ) “ atau “ yang bisa dijadikan pegangan “ atau “ sesuatu yang terangkat ( tinggi ) dari tanah “. Sedangkan menurut istilah :

هو طريق المتن, أي سلسلة الرواة الذين نقلوا المتن من مصدره الأول
Sanad adalah jalan yang menyampaikan kepada matan hadits yaitu silsilah para perawi yang memindahkan ( meriwayatkan ) matan dari sumbernya yang pertama. Contoh ( yang bercetak tebal ):
حدثنا محمد بن معمر بن ربعي القيسي حدثنا أبو هشام المخزومي عن عبد الواحد وهو بن زياد حدثنا عثمان بن حكيم حدثنا محمد بن المنكدر عن حمران عن عثمان بن عفان قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره - رواه مسلم

B. Pengertian Matan
Matan menurut bahasa artinya “ membelah, mengeluarkan, mengikat atau sesuatu yang keras bagian atasnya “. Sedangkan menurut istilah ahli hadits yaitu :
ما ينتهي إليه السند من الكلام
Sesuatu yang berakhir padanya ( terletak sesudah ) sanad, yaitu berupa perkataan. Maksudnya perkataan yang disebut pada akhir sanad, yakni sabda nabi SAW yang disebut sesudah habis disebutkan sanadnya.
Ada juga yang mendefinisikan sebagai :
هو ألفاظ الحديث التي تقوم بها معانيه
Yaitu lafadz hadits yang memuat berbagai pengertian. Maksudnya redaksi hadits yang menjadi unsur pendukung pengertiannya.
Dinamakan matan karena hal ini yang paling penting, yang dicari dan yang menjadi tujuan dari sebuah hadits. Contoh ( yang bercetak tebal ) :
حدثنا محمد بن معمر بن ربعي القيسي حدثنا أبو هشام المخزومي عن عبد الواحد وهو بن زياد حدثنا عثمان بن حكيم حدثنا محمد بن المنكدر عن حمران عن عثمان بن عفان قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره - رواه مسلم

C. Pengertian Rawi
Rowi menurut bahasa, adalah orang yang meriwayatkan hadits dan semacamnya. Sedangkan menurut istilah yaitu orang yang menukil, memindahkan atau menuliskan hadits dengan sanadnya baik itu laki-laki maupun perempuan. Syarat-Syarat Rawi sebagai berikut :
1. Islam, karena itu, hadis dari orang kafir tidak diterima.
2. Baligh, hadis dari anak kecil di tolak
3. ‘Adalah (sifat adil)
4. Dhobth (teliti, cerdas dan kuat hafalannya)
Sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis dari Rosul, antara lain ;
1. Abu Huroiroh (Abdur Rahman bin Shohr Ad Dausi Al Yamani r.a.), beliau lahir pada tahun 19 H, dan wafat pada tahun 59 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 5374 hadis.
2. Abdulloh bin Umar bin Khottob, beliau lahir pada tahun 10 SH, dan wafat pada tahun 73 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 2630 hadis.
3. Anas bin Malik, beliau lahir pada tahun 10 SH, dan wafat pada tahun 93 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 2286 hadis.
4. Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar As Shiddiq, beliau lahir pada tahun 9 SH, dan wafat pada tahun 57 SH. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 2210 hadis.
5. Abdulloh bin Abbas Bin Abdul Mutholib, beliau lahir pada tahun 3 SH, dan wafat pada tahun 67 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 1540 hadis.
6. Jabir bin abdulloh Al Anshory, beliau lahir pada tahun 6 SH, dan wafat pada tahun 78 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 1540 hadis.
7. Abu Sa’id Al khudzry, Sa’id bin Malik bin Sanan Al Anshory, beliau lahir pada tahun 12 SH, dan wafat pada tahun 74 H. hadis yang diriwayatkannya sejumlah 1170 hadis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar